Rabu, 29 Desember 2010

ISD. Masyarakat Perkotaan dan Pedesaan, Ilmu Penghetahuan, Teknologi dan Kemiskinan Penghetahuan


G.Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan
Pengertian Masyarakat
Masyarakat adalah keseluruhan hubungan-hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya atau kebulatan dari semua perhubungan dalam hidup bermasyarakat serta sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek tertentu, misalnya teritorial, bangsa, golongan dan sebagainya.
Masyarakat perkotaan
Masyarakat ini disebut juga urban community. Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta ciri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan. Beberapa ciri-ciri masyarakat perkotaan :
  1. Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa
  2. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain
  3. Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata
Masyarakat Pedesaan
Yaitu masyarakat yang merupakan perwujudan atau kesatuan geografi, sosial, ekonomi, politik dan cultural yang terdapat disuatu daerah dalam hubungannya dan pengaruhnya secara timbal-balik dengan daerah lain
Perbedaan desa dan kota
  1. Jumlah dan kepadatan penduduk 6. Mobilitas Sosial
  2. Lingkungan hidup 7. Pola interaksi sosial
  3. Mata pencaharian 8. Solidaritas sosial
  4. Corak kehidupan social 9. Kedudukan dalam admin nasional
  5. Stratifikasi sosial
H.Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan
Ilmu Pengetahuan
“ Ilmu pengetahuan” lazim digunakan dalam pengertian sehari-hari, terdiri dari dua kata, “ ilmu “ dan “ pengetahuan “, yang masing-masing punya identities sendiri-sendiri. Pengertian pengetahuan sebagai istilah filsafat tidaklah sederhana karena bermacam-macam pandangan dan teori (epistemologi) diantaranya pandangan Aristoteles, bahwa pengetahuan merupakan pengetahuan yang dapat diinderai dan dapat merangsang budi
Teknologi
Dalam konsep yang pragmatis dengan kemungkinan berlaku secara akademis dapatlah dikatakan bahwa pengetahuan dan teknologi sebagai suatu seni yang mengandung pengetian berhubungan dengan proses produksi, menyangkut cara bagaimana berbagai sumber, tanah, modal, tenaga kerja dan ketrampilan dikombinasikan untuk merealisasi tujuan produksi “secara konvensional mencakup penguasaan dunia fisik dan biologis, tetapi secara luas juga meliputi teknologi sosial, terutama teknoogi sosial pembangunan sehingga teknologi itu adalah merode sistematis untuk mencapai tujuan insane.
Kemiskinan
Kemiskinan lazimnya dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. Dikatakan berada di bawah garis kemiskinan apabila pendapatan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup yang paling pokok seperti pangan, pakaian, tempat berteduh, dan lain-lain. Garis kemiskinan yang menentukan batas minimum pendapatan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok, bisa dipengaruhi oleh tiga hal :
1. Persepsi manusia terhadap kebutuhan pokok yang diperlukan
2. Posisi manusia dalam lingkungan sekitar
3. Kebutuhan objectif manusia untuk bisa hidup secara manusiawi
Studi kasus

TRANSFORMASI STRUKTURAL DALAM MASYARAKAT PEDESAAN
Studi Kasus Analisis Perkembangan Industri Kerajinan Tas dan Koper
Di Desa Kedensari Sidoarjo

Hasil Sensus Penduduk 1980 menunjukkan sekitar 80% angkatan kerja Indonesia berada di daerah pedesaan. Jumlah ini memberikan gambaran betapa masalah kependudukan dan ketenagakerjaan disana cukup serius. Dilaksanakannya berbagai program pemerintah dalam upaya memajukan daerah pedesaan dengan menggalakkan penggunaan teknologi baru, baik sistem produksi maupun organisasi, lambat laun cenderung menggeser kedudukan teknologi dan pranata sosial tradisional yang selama ini menjadi pandangan hidup sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan. Industri pedesaan merupakan institusi yang dipercaya bisa menjembatani kesenjangan antara transformasi ekonomi dengan transformasi sosial yang terjadi di tengah masyarakat pedesaan.
Thesis ini bertujuan menjelaskan profil dari industri kerajinan tas dan koper di Desa Kedensari, Sidoarjo dan melakukan analisis terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi perkembangannya, serta berusaha menggambarkan perubahan sosial ekonomi yang terjadi pada masyarakat Desa Kedensari sehubungan dengan perkembangan industri tersebut.
Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan banyaknya masyarakat Desa Kedensari yang menjadikan industri ini sebagai mata pencaharian utama. Secara umum industri ini telah berjalan cukup baik dilihat dari segi ketersediaan bahan baku, teknis produksi ataupun administrasi, hanya saja perlu mendapatkan perhatian yang lebih serius pada masalah pemasaran. Hal ini lebih disebabkan karena industri kerajinan tas dan koper ini merupakan industri skala kecil dan cenderung berbentuk usaha keluarga. Dari analisis yang dilakukan terhadap faktor-faktor yang diduga mempengaruhi posisi bersaing industri ini dapat dilihat faktor harga produk, kualitas produk, loyalitas konsumen, respon produsen terhadap selera konsumen dan inovasi produk secara bersama-sama berpengaruh nyata sebesar 98% (R2=0,98). Sedangkan omset industri kerajinan tas dan koper ini dipengaruhi secara nyata oleh faktor-faktor usia perusahaan, besar modal, jumlah tenaga kerja yang digunakan, harga produk, letak strategis perusahaan sebesar 76,5% (R2=0,765). Perkembangan yang pesat dari industri kerajinan ini menimbulkan terjadinya perubahan sosial ekonomi pada penduduk Desa Kedensari. Hal ini tergambarkan pada perubahan persepsi masyarakat terhadap pekerjaan, tingkat pendidikan, modernisasi pertanian, permasalahan perkembangan penduduk, monetisasi pedesaan, perkembangan pasar dan kehidupan sosial kemasyarakatan. Munculnya krisis budaya (cultural lag) terlihat pada persaingan yang ketat diantara penduduk dan cenderung individualistik. Hadirnya lembaga penyeimbang berbagai kepentingan penduduk akan sangat berarti untuk mengurangi ketegangan sosial yang terjadi.
Deskripsi Alternatif :

Hasil Sensus Penduduk 1980 menunjukkan sekitar 80% angkatan kerja Indonesia berada di daerah pedesaan. Jumlah ini memberikan gambaran betapa masalah kependudukan dan ketenagakerjaan disana cukup serius. Dilaksanakannya berbagai program pemerintah dalam upaya memajukan daerah pedesaan dengan menggalakkan penggunaan teknologi baru, baik sistem produksi maupun organisasi, lambat laun cenderung menggeser kedudukan teknologi dan pranata sosial tradisional yang selama ini menjadi pandangan hidup sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan. Industri pedesaan merupakan institusi yang dipercaya bisa menjembatani kesenjangan antara transformasi ekonomi dengan transformasi sosial yang terjadi di tengah masyarakat pedesaan.
Thesis ini bertujuan menjelaskan profil dari industri kerajinan tas dan koper di Desa Kedensari, Sidoarjo dan melakukan analisis terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi perkembangannya, serta berusaha menggambarkan perubahan sosial ekonomi yang terjadi pada masyarakat Desa Kedensari sehubungan dengan perkembangan industri tersebut.
Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan banyaknya masyarakat Desa Kedensari yang menjadikan industri ini sebagai mata pencaharian utama. Secara umum industri ini telah berjalan cukup baik dilihat dari segi ketersediaan bahan baku, teknis produksi ataupun administrasi, hanya saja perlu mendapatkan perhatian yang lebih serius pada masalah pemasaran. Hal ini lebih disebabkan karena industri kerajinan tas dan koper ini merupakan industri skala kecil dan cenderung berbentuk usaha keluarga. Dari analisis yang dilakukan terhadap faktor-faktor yang diduga mempengaruhi posisi bersaing industri ini dapat dilihat faktor harga produk, kualitas produk, loyalitas konsumen, respon produsen terhadap selera konsumen dan inovasi produk secara bersama-sama berpengaruh nyata sebesar 98% (R2=0,98). Sedangkan omset industri kerajinan tas dan koper ini dipengaruhi secara nyata oleh faktor-faktor usia perusahaan, besar modal, jumlah tenaga kerja yang digunakan, harga produk, letak strategis perusahaan sebesar 76,5% (R2=0,765). Perkembangan yang pesat dari industri kerajinan ini menimbulkan terjadinya perubahan sosial ekonomi pada penduduk Desa Kedensari. Hal ini tergambarkan pada perubahan persepsi masyarakat terhadap pekerjaan, tingkat pendidikan, modernisasi pertanian, permasalahan perkembangan penduduk, monetisasi pedesaan, perkembangan pasar dan kehidupan sosial kemasyarakatan. Munculnya krisis budaya (cultural lag) terlihat pada persaingan yang ketat diantara penduduk dan cenderung individualistik. Hadirnya lembaga penyeimbang berbagai kepentingan penduduk akan sangat berarti untuk mengurangi ketegangan sosial yang terjadi.

Sumber : http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbpp-gdl-s2-2000-bahtiar-1126-transforma

ISD. Warga Negara dan Negara, Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat


E.Warga negara dan Negara

 Negara, Warga Negara, dan Hukum

Negara merupakan alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalan bersama atas nama masyarakat. Negara mempunyai dua tugas yaitu :

1. Mengatur dan mengendalikan gejala-gejala kekuasaan yang asosial,
2. Mengorganisasi dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan kearah tercapainya tujuan-tujuan

Bentuk Negara
1. Negara kesatuan
2. Negara serikat

Bentuk kenegaraan
1. Negara dominion
2. Negara uni
3. Negara protectoral

Unsur-unsur Negara

1. Harus ada wilayah 4. Harus ada tujuan
2. Harus ada rakyat 5. Harus ada kedaulatan
3. Harus ada pemerintah

Tujuan Negara

1. Perluasan kekuasaan semata
2. Perluasan kekuasaan untuk mencapai tujuan lain
3. Penyelenggaraan ketertiban umum
4. Penyelenggaraan kesejahteraan Umum

Sifat-sifat kedaulatan

1. Permanen 3. Tidak terbagi-bagi
2. Absolut 4. Tidak terbatas

Sumber kedaulatan

1. Teori kedaulatan Tuhan 3. Teori kedaulatan Rakyat
2. Teori kedaulatan Negara 4. Teori kedaulatan hukum

Ciri hukum adalah :
- Adanya perintah atau larangan
- Perintah atau larangan itu harus dipatuhi oleh setiap masyarakat
Sumber hukum formal antara lain :
^ Undang-undang (statue)
^ Kebiasaan (costun )
^ Keputusan hakim (Yurisprudensi)
^ Traktaat ( treaty)
^ Pendapat sarjana hukum
Pembagian hukum

1. Menurut “sumbernya” hukum dibagi dalam :
^ Hukum undang-undang - Hukum kebiasaan
^ Hukum Traktat -Hukum Yurisprudensi

2. Menurut “bentuknya” hukum dibagi dalam :
 ^ Hukum tertulis -Hukum tak tertulis

3. Menurut “tempat berlakunya” hukum dibagi dalam :
^ Hukum nasional -Hukum Asing
^ Hukum Internasional - Hukum Gereja

4. Menurut “waktu berlakunya “hukum dibagi dalam :
^ Lus constitum -Hukum asasi
^ Lus constituendem

5. Menurut “cara mempertahankannya” hukum dibagi dalam :
^ Hukum material -Hukum formal

6. Menurut “sifatnya” hukum dibagi dalam :
^ Hukum yang memaksa -Hukum yang mengatur

7. Menurut “wujudnya” hukum dibagi dalam :
^ Hukum obyektif -Hukum subyektif

8. Menurut “isinya” hukum dibagi dalam :
^ Hukum privat -Hukum public

F.Pelapisan Sosial Dan Kesamaan Derajat

Terjadinya pelapisan sosial

1. Terjadi dengan sendirinya.

2. Terjadi dengan disengaja
Sistem organisasi yang disusun mengandung dua sistem ialah :

- Sistem fungsional
- Sistem scalar

Pembagian sistem Pelapisan Menurut Sifatnya
1. Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup
2. Sistem pelapisan masyarakat yang terbuka

Kesamaan Derajat

Cita-cita kesamaan derajat sejak dulu telah diidam-idamkan oleh manusia. Agama mengajarkan bahwa setiap manusia adalah sama. PBB juga mencita-citakan adanya kesamaan derajat. Terbukti dengan adanya universal Declaration of Human Right, yang lahir tahun 1948 menganggap bahwa manusia mempunyai hak yang dibawanya sejak lahir yang melekat pada dirinya. Beberapa hak itu dimiliki tanpa perbedaan atas dasar bangsa, ras, agama atau kelamin, karena itu bersifat asasi serta universal.
Indonesia, sebagai Negara yang lahir sebelum declaration of human right juga telah mencantumkan dalam pasal-pasal UUD 1945 hak-hak azasi manusia. Pasal 27(2) UUD 1945 dan Pasal 29(2) UUD 1945
Elite dan Massa

Elite merupakan sekelompok orang yang dalam masyarakat yang menempati kedudukan tinggi atau sekelompok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan.
Kecenderungan untuk menetukan elite didalam masyarakat

1. Menitikberatakan pada fungsi sosial
2. Pertimbangan-pertimbangan yang bersifat moral

Kecenderungan ini melahirkan dua macam elite

1. Elite internal
2. Elite eksternal

Massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spontan
Ciri-ciri massa adalah :

1. Keanggotaannya berasal dari semua lapisan masyarakat atau strata social
2. Massa merupakan kelompok yang anonym
3. Sedikit interaksi atau bertukar pengalaman antar anggota-anggotanya


Studi kasus

PENERAPAN YURISDIKSI UNIVERSAL ATAS DELIK IUREGENTIUM (Studi Kasus Seorang Warga Negara Kolombia yang Diekstradisi ke Amerika Serikat)

Belakangan ini telah muncul berbagai bentuk dan jenis kejahatan yang dapat digolongkan sebagai kejahatan internasional, sebagai akibat dari kemajuan teknologi, komunikasi, dan berkembangnya pemikiran-pemikiran baru. Salah satu bidang yang mengalami kemajuan cukup pesat adalah transportasi, yang memungkinkan perjalanan antar negara menjadi semakin mudah dilakukan. Tetapi kemudahan tersebut tidak hanya dapat dinikmati oleh warga negara dan orang-orang yang beritikad baik, tetapi juga oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab ataupun juga oleh orang-orang yang berkecimpung di dalam dunia kejahatan misalnya kejahatan narkotika yang jaringannya ada indikasi merupakan jaringan yang bersifat internasional. Di satu sisi tersedianya fasilitas bidang transportasi tersebut memungkinkan penjahat-penjahat dapat mengambil keuntungan dengan berpindah tempat dari  tempat yang satu ke tempat yang lain, atau meninggalkan tempat kejadian di mana ia berbuat kejahatan dengan cepat.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demikian pesat tersebut selain dapat meningkatkan kesejahteraan umat manusia, pada sisi yang lain dapat pula menimbulkan efek negatif melalui timbulnya kejahatan Internasional dengan akibat yang cukup besar. Yang mana akibat yang ditimbulkan tersebut tidak hanya menjadi urusan para korban dan masyarakat sekitarnya saja, melainkan sering menjadi urusan antar negara, bahkan kadang menjadi urusan dari seluruh umat manusia.
Hal yang perlu dicermati dari kemunculan berbagai jenis kejahatan tersebut adalah sifat dari kejahatan itu sendiri yang tidak mengenal batas wilayah negara. Oleh karena itu setiap negara harus menyadari betapa pentingnya batas-batas wilayahnya, serta kedaulatannya yang harus dihormati oleh negara lain. Sehingga apa yang terjadi di negaranya pada dasarnya merupakan kewenangannya, terutama mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran batas-batas wilayah.
Terjadinya kejahatan-kejahatan yang berdimensi  internasional banyak dipengaruhi oleh adanya ketidakadilan sosial, seperti misalnya perbedaan tingkat kemakmuran antara negara-negara maju dengan negara dunia ketiga serta masih adanya pihak-pihak atau individu-individu  yang ingin mengeksploitasi masyarakat bangsa lain.
Eksploitasi yang dimaksud diatas dapat dilakukan dengan berbagai cara, tetapi yang penting untuk mendapat perhatian khusus disini adalah eksploitasi melalui perdagangan gelap narkotika dan obat-obatan terlarang untuk disalah gunakan. Peperangan terhadap perdagangan gelap narkotika telah lama menjadi agenda utama bagi masyarakat internasional untuk diberatas, tetapi yang terjadi kemudian adalah peperangan tersebut tidak pernah tuntas sehingga akan selalu ada pihak yang membuka dan menemukan  jalur baru sehingga menimbulkan akibat yang sama bahayanya. Kenyataan seperti yang terjadi ini merupakan perkembangan terburuk dari pemanfaatan obat-obat bius yang sebelumnya digunakan untuk kepentingan medis dan kesehatan.
Penyimpangan pemanfaatan obat-obat bius yang memiliki jenis dan bentuk yang beragam ini cenderung mengarah pada pengrusakan dan pemerosotan moral, mental dan psikologis dari para pemakainya. Sementara itu dipihak yang lain daya tarik yang dimiliki oleh narkotika dan obat-obatan terlarang tersebut sangat tinggi sehingga menjadikan perdagangan narkotika tersebut menjadi bisnis ilegal yang sangat menggiurkan dengan keuntungan besar.
Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang itu sendiri pada akhirnya akan menjadi mata rantai kejahatan-kejahatan terorganisir lainnya baik secara nasional maupun internasional. Dengan dana besar  yang didapatkan dari bisnis ilegal serta koordinasi yang baik diantara mereka menyebabkan pengaruh narkotika dan obat-obatan terlarang tidak dapat disangkal telah menjadi suatu masalah internasional yang mendesak untuk segera dicarikan jalan keluarnya. Dimensi internasional dari masalah tersebut tampak nyata melalui pola perdagangan narkotik tersebut yang melintasi batas-batas negara.
Pembuat, penyedia dan penyalur dari narkotika tersebut  dapat saja berasal dari satu negara, tetapi sasaran penjualan narkotika dan obat-obatan terlarang ditujukan kepada negara lain, termasuk juga tempat-tempat persinggahan atau transit dari perdagangan gelap tersebut. Kenyataan semacam ini tentu saja memerlukan langkah-langkah penangkalan ataupun penanggulangan yang efektif melalui suatu kerjasama internasional yang melibatkan beberapa negara, berkoordinasi dengan badan-badan dunia yang memiliki wewenang tentang hal itu.
Mengingat implikasi atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh perdagangan narkotika tersebut berlaku secara luas, maka tidak satu negarapun yang bisa berpangku tangan ataupun tidak melakukan tindakan tegas, apalagi sampai menyembunyikan para pelaku kejahatan tersebut. Dalam konteks seperti ini, maka yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat internasional adalah bukan semata-mata kebijaksanaan nasional suatu negara terhadap masalah perdagangan gelap narkotika, melainkan tindakan yang dilakukan secara bersama-sama melalui suatu kerjasama internasional. Baik itu menyangkut prosedural, judisial, administratif  dan yang terpenting adalah yang sifatnya koordinatif, dalam mencegah dan memberantas berbagai macam bentuk kejahatan internasional di bidang perdagangan gelap narkotika.
Kerjasama-kerjasama antar negara yang sifatnya internasional tersebut tentunya akan membawa perubahan yang berarti dan lebih efektif apabila diletakkan dalam kerangka kerjasama pencegahan dan penanggulangan perdagangan gelap narkotika dibawah koordinasi badan dunia seperti PBB misalnya, atau organ-organ PBB yang berkaitan dengan hal itu. Sebab yang terjadi selama ini pada umumnya cara-cara penanggulangan perdagangan gelap narkotika dilakukan secara sendiri-sendiri atau semata-mata antara dua negara yang dianggap sebagai sumber dan sebagai sasaran perdagangan narkotika tersebut. Kelemahan mendasar dari kerjasama semacam ini adalah kurangnya koordinasi dengan negara-negara lain, misalnya yang menjadi tempat persinggahan dari perdagangan tersebut.

Sabtu, 20 November 2010

serunya membuat cubeecraft


cubeecraft. apakah anda sudah menghetahuinya? apa blm pernah mendengarnya sama sekali? nah ini dia bagi yang belum pernah mendengarnya. cubber craft merupakan sebuah mainan bisa di bilang juga si pajangan yang bisa kita buat sendiri, dan bahan dasarnya pun dari kertas, jadi untuk membuatnya tidaklah sulit, yang di kenal dengan download  - print - cut - fold .maksdunya .download cubber craft yang kita ingin kan lalu kitaa cetak, gunting mengikuti perintah yang di sarankan, lalu kita bentuk agar seperti yang kita inginkan, disini pun kita di latih untuk mengasa kreatifitas kita, karena memerlukan konsentrasi agar hasil yang kita kerjakan maksimal, tidak sedikit orang yang menyukai cubber craft, karena sangat cocok untuk anda yang banyak mempunyai waktu kosong, daripada terbuang percuma mendiing kita buat cubber craft, koleksi yang dapat kita buat pun sangat banyak dari kartun - kartun, binatang, sampai artis hollywod, bahkan peran- peran di film" pun banyak disini, kalian bisa download ajah di http://www.cubeecraft.com/, di jamin seru deh, ketagihan di jamin, apalagi buat pencinta hal" yang unik, ayooo kita buat cubber craft sebanyak bnyaknya, pajaang di kamar mu, semakin banyak, semakin seruuu

cara membuat program ramalan di QBASIC

QBasic adalah IDE dan juru bahasa untuk varian dari bahasa pemrograman BASIC yang didasarkan pada QuickBasic. Kode dimasukkan ke dalam IDE dikompilasi ke bentuk peralihan, dan ini bentuk peralihan segera ditafsirkan pada permintaan dalam IDE  Hal ini dapat berjalan di bawah hampir semua versi DOS dan Windows.

disini saya ingin sekedar berbagi tentang bagaimana kita dalam membuat program berbentuk kuis atau pertanyaan pada QBASIC, sebenarnya banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mebuat program ini tergantung logika kita ajah,hhe, namun disini gw mau ngasih contoh ajah, salah satu bagaimana cara membuat program kuis ini, nah ini dia CLSnya,

cls
color 10
print "                                          ============"
print "                                          =       KUIS      ="
print "                                          ============"
print ""
print ""
print "'
print "                                          PRIMBON 2012"
print ""
print ""
input "tekan (Y) untuk memulai kuis :", jawab$
if jawab$ = "Y" or jawab$ = "y" then goto 10

10 print ""
cls
color 15
print "menemukan kriteriamu dan pasangan anda"
print ""
print "nama anda :", nama$
print "nama pasangan anda :", namap$
cls
print "apakah anda menyayangi pasangan anda ?"
print ""
print "1. ahh biasa ajah, soalnya pasangan gw ga romantis sih, pelit lagi"
print ""
print "2. yaa gimana yaa, di bilang sayaang ya sayaang, di bilang ga juga iaa,haha"
print ""
print "3. gw cinta mati sama pacar gw"
print ""
input "jawaban :", A
select case A
case 1
let A = 1
case 2
let A = 2
case 3
let A = 3
end select
cls
print "dimana biasanya anda berpacaran ?"
print ""
print "1. saya biasanya janjian di mall, terus kita nnton deh film yang bgs,klo ga ada yg bgs ya nnton ajah, yang penting bisa berduaan,hhe"
print ""
print "2. di rumah tetangga, soalnya kita backstreet dari orang tua"
print ""
print "3. di resto ternama, dengan lilin lilin yang membuat suasana romantis, sooo sweeeeet"
print ""
input "jawaban :", B
select case B
case 1
let B = 3
case 2
let B = 1
case 3
let B = 2
end select
cls
print "apa yaang kamu lakukan bila sedang kencan dengan pasangan anda ?"
print ""
print "1. klo lagi makan breng, gw suka suapin dia biar terlihat perhatian sama doi"
print ""
print "2. ngasih kejutan buat si doi, biar dia makin cinta sama kita"
print ""
print "3. beliin dia cokelat, soalnya dia suka banget sama cokelat"
print ""
input "jawaban :", C
select case C
case 1
let C = 2
case 2
let C = 3
case 3
let C = 1
end select
cls
let X = A + B + C
select case X
case is < 6
print "nama$ ; " dan pasangan anda "; namap$
print "kalian termasuk pasangan yang suka putus nyambung, mengapa ?karena kalian beruda mempunyai sifat bosenan, namun sebenernya anda dan pasangan anda saling mencintai, cuma anda atau pasangan anda terkadang merasa jenuh, mungkin hubungan anda hanya bertahan 1 bulan, atau mungkin hanya 3 hari"
case is < 8
print "nama$; " dan pasangan anda "; namap$
print "kalian berdua mempunyai keakuratan cinta 70%, karena kalian berdua saling menyayangi satu dengan yang lain, namun terkadang salah satu di anttara kalian suka egois, kurangilah kegoisan itu agar kalian bisa bersama selamanya"
case is < 10
print " nama$; " dan pasangan anda "; namap$
print "kalian adalah pasangan yang sempurna, kalian dapat saling menyayangi dan mencintai, saling menghargai kekurangan dan kelebihan pasangan anda, dan mungkin hubungan ini akan berlanjut kepernikahan"
end select
input "apakah anda mau ulang lagi (y/t)?", jawab$
if jawab$ = "Y" or jawab$ = "y" then goto 10
color 10
print ""
print ""
print ""
print "                                            ===================="
print "                                            =             thank you            ="
print "                                            ===================="





nahh gitu doang si, ga ribet kan? ini bisa di modifakasi tergantung kalian mau membuat soal dan pertanyaan seperti apa, di atas saya menggunakan select case untuk menginput pertanyaan dan memberikan nilai kepada variabel tersebut, agar kita mudah untuk membuat kesimpulanya, sebenernya program ramalan yang ada di komputer" tuh blm tentu tepat ramalanya, soalnya ini sih tergantung si pembuat programnya mau nulis apa,hahaha, makanya jgn deh percaya sama ramalan, thanx yaa klo udah ngintip, jgn lupa coment ya kawaan.oke,hahaha